Mengenal Konsep Creating Shared Value Ala Nestlé

Mengenal Konsep Creating Shared Value Ala Nestlé

CSV atau juga dikenal dengan Creating Shared Value merupakan sebuah konsep strategi bisnis yang menekankan pentingnya kebutuhan sosial dalam merancang strategi perusahaan. Konsep ini adalah pengembangan dari konsep tanggung jawab perusahaan dalam bidang sosial dan pertama kali diperkenalkan oleh Mark Kramer dan Michael Porter di tahun 2006.

Konsep Creating Shared Value ini didasari oleh hubungan interdependen antara kesejahteraan sosial dan juga bisnis. Porter memiliki pandangan bahwa selama ini kesejahteraan sosial selalu ditempatkan berseberangan dengan bisnis. Sebagai contoh, beberapa proses produksi kurang memperhatikan lingkungan sekitar sehingga menciptakan polusi.

Nestlé Sebagai Salah Satu Pelopor Konsep CSV di Indonesia

Terkait dengan CSV, konsep ini sepertinya mulai dilakukan oleh Nestlé untuk menciptakan manfaat kepada masyarakat luas di samping tetap menjalankan bisnisnya. Sebenarnya tidak hanya di Indonesia saja, Nestlé juga memiliki kerja sama yang baik dengan distrik susu Moga di India sebagai salah satu pemasok utama bahan baku dari produk-produk Nestlé.

Di Indonesia sendiri Nestlé telah memberdayakan ribuan petani kopi dan peternak sapi untuk hal serupa. Tak hanya mengambil hasil jadi saja, namun Nestlé juga terus-menerus melakukan pelatihan dan bimbingan agar kualitas dan mutu yang dihasilkan bisa terjamin. Mindset ala bisnis besar pun sedikit demi sedikit ditanamkan kepada para petani tersebut. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik mengingat masih banyak petani lokal yang kurang mendapatkan apresiasi secara layak.

Wujud Realisasi CSV Nestlé

  1. Bidang gizi dan kesehatan

Sebagai salah satu produsen produk nutrisi, Nestlé ingin menomorsatukan manfaat terkait dengan masalah gizi dan kesehatan masyarakat. Tidak hanya melalui produk-produk yang terjamin akan kualitasnya, Nestlé juga melakukan berbagai program untuk mewujudkan hal ini. Beberapa program tersebut antara lain peningkatan kesadaran akan gizi, memberikan informasi lengkap gizi pada kemasan, meningkatkan gizi untuk anak kurang mampu, dan lain-lain.

  1. Bidang air dan lingkungan hidup

Selanjutnya adalah di bidang air dan lingkungan hidup. Selain membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi, Nestlé juga melakukan gerakan untuk menjaga kelestarian air dan lingkungan hidup. Beberapa programnya antara lain melestarikan lingkungan hidup di pedesaan, pengelolaan limbah ternak membantu tersedianya air bersih di pedesaan, dan masih banyak lagi.

  1. Bidang pembangunan pedesaan dan pengembangan pertanian

Terakhir, Nestlé juga ingin memaksimalkan potensi lingkungan pedesaan yang masih terjaga kondisi alamnya dengan menjadikannya pemasok bahan baku seperti susu dan kopi. Para petani lokal dapat merasakan ikut andil dalam menjalankan bisnis besar sehingga profesionalisme di sini benar-benar ditekankan. Untuk mengatasinya, Nestlé juga menanamkan mindset yang tepat.

Kesimpulannya, apa yang sudah dilakukan oleh Nestlé ini benar-benar sesuatu yang positif dan bisa dijadikan inspirasi untuk perusahaan besar lainnya. Selain mendapatkan profit penjualan, perusahaan juga akan sekaligus membagikan manfaat untuk orang lain sehingga tercipta hubungan saling menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *